Beijing, Tentu para penggemar gadget bakal gembira jika perangkat netbook diberikan secara cuma-cuma. Itu pula rupanya yang diinginkan oleh salah satu direktur di lembaga Linux Foundation, Jim Zemlin.
Zemlin berpendapat, perusahaan telekomunikasi seharusnya memberi netbook berbasis Linux secara cuma-cuma pada konsumen. Perusahaan telekomunikasi menurutnya malah mendapat keuntungan dengan menggratiskan atau memberi diskon besar untuk netbook.
Pendapatan mereka bakal melonjak dari biaya langganan operator atau pembelian aplikasi oleh pelanggan.
Sedangkan ongkos produksi netbook dapat ditekan dengan pemakaian sistem operasi Linux yang gratisan ketimbang Windows XP.
Dilansir TechRadar dan dikutip kilasberita.com Kamis (2/7/2009), metode tersebut sama dengan yang selama ini telah dilakukan dalam layanan ponsel.
Di Amerika Serikat misalnya, para operator berlomba menawarkan smartphone dengan diskon besar atau malah digratiskan, tentunya dengan ikatan kontrak tertentu. (kilasberita.com/asd/dtc)
Anggota parlemen dari kubu independen, Andrew Wilkie, kemarin menyatakan mendukung PM Australia Julia Gillard untuk membentuk pemerintahan....
Menkomino Tifatul Sembiring membantah akan menutup akses jaringan BlackBerry dalam waktu dekat jika RIM tak juga membangun server data center di Indonesia dan tak memblokir akses pornografi di ponsel cerdas tersebut....
Para pemudik yang melintas di jalur pantura Situbondo sebaiknya mewaspadai 4 titik rawan kecelakaan dan longsor. Selain itu ada juga titik rawan pelaku bajing loncat yang patut diwaspadai....
Berbicara pada pembukaan proses negosiasi perdamaian antara Palestina dan Israel di Washington, Amerika Serikat, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan pentingnya faktor keamanan sebagai kunci perdamaian....
Pada 23 Agustus 2010 lalu, penyanyi Mayangsari mengijak usia 39 tahun. Mayang pun hanya merayakan hari bahagianya itu bersama anak dan suami tercinta, Bambang Tri....




